Rahasia Food Plating Supaya Makanan Tersaji Menarik
Food plating meningkatkan nilai dan pengalaman bersantap karena tampilan memengaruhi daya tarik dan harga jual. Prinsip utamanya meliputi memberi dimensi pada hidangan, memotong daging dengan teknik tepat, memainkan tekstur dan saus, memadukan warna kontras alami, memilih piring sebagai “kanvas”, me...
Food Plating Jadi Kunci Daya Tarik Hidangan, Ini yang Perlu Diperhatikan
Food plating atau penataan makanan di piring menjadi hal yang umum diterapkan di restoran kelas atas. Tak sekadar soal estetika, plating juga dinilai berpengaruh terhadap pengalaman bersantap pelanggan. Melansir dari Nisbets.co.uk, plating yang baik dapat meningkatkan penyajian hidangan, menambah nilai pengalaman makan, serta memberikan peluang mark-up harga yang lebih tinggi pada makanan yang disajikan.
Di Indonesia, teknik plating juga menjadi perhatian penting dalam ajang memasak. Peserta MasterChef Indonesia Season 8, Lord Adi, misalnya, beberapa kali mendapat kritik dari para juri terkait persoalan food plating. Hal ini menunjukkan bahwa selain rasa, tampilan hidangan juga menjadi faktor penilaian penting.
Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan saat melakukan plating makanan? Berikut beberapa tips dari para koki profesional.
Ciptakan Ketinggian pada Hidangan
Daniel England, koki dari OMG Hospitality Group, San Diego, menyarankan untuk membuat tampilan makanan lebih tinggi saat proses plating.
“Penting agar Anda tidak memisahkan makanan yang mengisi piring. Buat tampilan dari bawah ke atas,” ujar England, dikutip dari Lightspeed.hq.
Ia juga merekomendasikan penggunaan cetakan cincin sebagai alas. “Cukup kemas beberapa makanan dalam cetakan dan angkat perlahan. Sekarang Anda memiliki dasar untuk membangun tampilan yang menarik,” jelasnya.
Potong Daging Secara Horizontal
Untuk sajian steak, England menyarankan agar daging diiris dan disusun menyerupai kipas atau fanning agar kualitas daging terlihat lebih jelas.
“Iris daging dengan sudut 45 derajat, dan potong melawan serat daging agar hasilnya lebih empuk,” kata England.
Bermain dengan Tekstur
Chief Baking Officer La Chinoserie, Oakland, California, Joyce Tang, menyarankan untuk menggunakan variasi tekstur, busa, serta saus agar tampilan hidangan terlihat lebih hidup dan menarik.
Gunakan Warna Kontras
Joyce Tang juga menekankan pentingnya penggunaan warna yang kontras dalam plating. Ia menghindari pewarna buatan dan lebih memilih bahan alami seperti matcha, gula bubuk, atau bahan alami lainnya untuk memberi warna pada hidangan.
Pilih Piring yang Tepat
Michael Welch, koki eksekutif Backyard Kitchen & Tap di Pacific Beach, California, mengatakan ukuran, warna, dan gaya piring harus disesuaikan dengan jenis hidangan.
“Warna piring sangat penting karena piring berfungsi sebagai kanvas bagi makanan,” ujar Welch.
Sajikan dalam Porsi Kecil
National Restaurant Association menyebutkan bahwa porsi kecil masuk dalam lima konsep restoran terpopuler tahun 2019. Selain terlihat elegan, porsi kecil dinilai lebih mudah ditata dan lebih memanjakan mata.
Gunakan Hiasan dengan Tepat
Hiasan dan dekorasi makanan dapat mempercantik tampilan, namun harus digunakan dengan bijak. Setiap hiasan yang diletakkan di piring harus bisa dimakan dan bertujuan untuk meningkatkan rasa.
Segala elemen pada piring sebaiknya mendukung cita rasa terlebih dahulu, sedangkan keindahan visual menjadi pelengkapnya.
Kategori Berita
Berita Resep & DIY Lainnya
5 Kreasi Dessert ala Kafe yang Bisa Kamu Buat di Rumah, Enak Banget!
Ide Dessert Simple untuk Jualan, Untung Besar dengan Modal Kecil
Resep Dessert Segar yang Simple buat Nemenin Kamu Nonton Film
Resep Puding Labu Kuning Kenyal dan Gurih Santan, Dessert Pas Weekend